Cari Blog Ini

Minggu, 31 Oktober 2010

KEUTAMAAN BERDZIKIR


Di dalam Al-Qur`an dan As-Sunnah diterangkan tentang keutamaan berdzikir kepada Allah, baik yang sifatnya muqayyad (tertentu dan terikat) yaitu waktu, bilangannya dan caranya terikat sesuai dengan keterangan dalam Al-Qur`an dan As-Sunnah, tidak boleh bagi kita untuk menambah atau mengurangi bilangannya, atau menentukan waktunya tanpa dalil, atau membuat cara-cara berdzikir tersendiri tanpa disertai dalil baik dari Al-Qur`an ataupun hadits yang shahih/hasan, seperti berdzikir secara berjama’ah (lebih jelasnya lihat kitab Al-Qaulul Mufiid fii Adillatit Tauhiid, Al-Ibdaa’ fii Kamaalisy Syar’i wa Khatharul Ibtidaa’, Bid’ahnya Dzikir Berjama’ah, dan lain-lain).
Atau dzikir-dzikir yang sifatnya muthlaq, yaitu dzikir di setiap keadaan baik berbaring, duduk dan berjalan sebagaimana diterangkan oleh ‘A`isyah bahwa beliau berdzikir di setiap keadaan (HR. Muslim). Akan tetapi tidak boleh berdzikir/menyebut nama Allah di tempat-tempat yang kotor dan najis seperti kamar mandi atau WC.
Di antara ayat yang menjelaskan keutamaan berdzikir adalah:
1. Firman Allah,
فَاذْكُرُونِي أَذْكُرْكُمْ وَاشْكُرُوا لِي وَلا تَكْفُرُونِ
“Karena itu, ingatlah kalian kepada-Ku niscaya Aku ingat (pula) kepada kalian, dan bersyukurlah kepada-Ku, dan janganlah kalian mengingkari (nikmat)-Ku.” (Al-Baqarah:152)
2. Firman Allah,
يَا أَيُّهَا الَّذِينَ آمَنُوا اذْكُرُوا اللَّهَ ذِكْرًا كَثِيرًا
“Hai orang-orang yang beriman, berdzikirlah (dengan menyebut nama) Allah, dzikir yang sebanyak-banyaknya.” (Al-Ahzaab:41)
3. Firman Allah, “Sesungguhnya laki-laki dan perempuan yang muslim, laki-laki dan perempuan yang mukmin, laki-laki dan perempuan yang tetap dalam ketaatannya, laki-laki dan perempuan yang benar/jujur, laki-laki dan perempuan yang sabar, laki-laki dan perempuan yang khusyu’, laki-laki dan perempuan yang bershadaqah, laki-laki dan perempuan yang berpuasa, laki-laki dan perempuan yang memelihara kehormatannya, laki-laki dan perempuan yang banyak menyebut (nama) Allah, Allah telah menyediakan untuk mereka ampunan dan pahala yang besar.” (Al-Ahzaab:35)
4. Firman Allah,
وَاذْكُرْ رَبَّكَ فِي نَفْسِكَ تَضَرُّعًا وَخِيفَةً وَدُونَ الْجَهْرِ مِنَ الْقَوْلِ بِالْغُدُوِّ وَالآصَالِ وَلا تَكُنْ مِنَ الْغَافِلِين
“Dan sebutlah (nama) Tuhanmu dalam hatimu dengan merendahkan diri dan rasa takut, dan dengan tidak mengeraskan suara, di waktu pagi dan petang, dan janganlah kamu termasuk orang-orang yang lalai.” (Al-A’raaf:205)
Adapun di dalam As-Sunnah, di antaranya:
1. Nabi shallallahu ‘alaihi wa sallam bersabda,
مَثَلُ الَّذِيْ يَذْكُرُ رَبَّهُ وَالَّذِيْ لاَ يَذْكُرُ رَبَّهُ مَثَلُ الْحَيِّ وَالْمَيِّتِ
“Permisalan orang yang berdzikir kepada Allah dengan orang yang tidak berdzikir kepada Allah adalah seperti orang yang hidup dan mati.” (HR. Al-Bukhariy no.6407 bersama Fathul Bari 11/208 dan Muslim 1/539 no.779)
Adapun lafazh Al-Imam Muslim adalah,
مَثَلُ الْبَيْتِ الَّذِيْ يُذْكَرُ اللهُ فِيْهِ وَالْبَيْتِ الَّذِيْ لاَ يُذْكَرُ اللهُ فِيْهِ مَثَلُ الْحَيِّ وَالْمَيِّتِ
“Permisalan rumah yang di dalamnya disebut nama Allah dan rumah yang di dalamnya tidak disebut nama Allah adalah seperti orang yang hidup dan orang yang mati.”
2. Dari ‘Abdullah bin Busrin radhiyallahu ‘anhu bahwa ada seorang laki-laki bertanya kepada Rasulullah shallallahu ‘alaihi wa sallam, “Ya Rasulullah, sesungguhnya syari’at Islam telah banyak atasku, maka kabarkan kepadaku dengan sesuatu yang aku akan mengikatkan diriku dengannya?” Rasulullah shallallahu ‘alaihi wa sallam menjawab,
لاَ يَزَالُ لِسَانُكَ رَطْبًا مِنْ ذِكْرِ اللهِ
“Hendaklah lisanmu senantiasa basah dengan dzikir kepada Allah.” (HR. At-Tirmidziy 5/458 dan Ibnu Majah 2/1246, lihat Shahiih Sunan At-Tirmidziy 3/139 dan Shahiih Sunan Ibni Maajah 2/317)
3. Rasulullah shallallahu ‘alaihi wa sallam bersabda,
مَنْ قَرَأَ حَرْفًا مِنْ كِتَابِ اللهِ فَلَهُ بِهِ حَسَنَةٌ وَالْحَسَنَةُ بِعَشْرِ أَمْثَالِهَا لاَ أَقُوْلُ الم حَرْفٌ وَلَكِنْ أَلِفٌ حَرْفٌ وَلاَمٌ حَرْفٌ وَمِيْمٌ حَرْفٌ
“Barangsiapa membaca satu huruf dari Kitabullah maka dia mendapat satu kebaikan dan satu kebaikan dilipatgandakan menjadi sepuluh kali lipat. Aku tidak mengatakan alif laam miim satu huruf, akan tetapi alif satu huruf, laam satu huruf dan miim satu huruf.” (HR. At-Tirmidziy 5/175, lihat Shahiih Sunan At-Tirmidziy 3/9 serta Shahiihul Jaami’ Ash-Shaghiir 5/340)



Dzikir-Dzikir Setelah Salam Dari Shalat Wajib
Di antara dzikir-dzikir yang sifatnya muqayyad adalah dzikir setelah salam dari shalat wajib. Setelah selesai mengucapkan salam ke kanan dan ke kiri, kita disunnahkan membaca dzikir, yaitu sebagai berikut:
1. Membaca:
أَسْتَغْفِرُ اللهَ أَسْتَغْفِرُ اللهَ أَسْتَغْفِرُ اللهَ اللَّهُمَّ أَنْتَ السَّلاَمُ وَمِنْكَ السَّلاَمُ تَبَارَكْتَ يَا ذَا الْجَلاَلِ وَالإِكْرَامِ
“Aku meminta ampunan kepada Allah (tiga kali). Ya Allah, Engkaulah As-Salaam (Yang selamat dari kejelekan-kejelekan, kekurangan-kekurangan dan kerusakan-kerusakan) dan dari-Mu as-salaam (keselamatan), Maha Berkah Engkau Wahai Dzat Yang Maha Agung dan Maha Baik.” (HR. Muslim 1/414)
2. Membaca:
لاَ إِلَهَ إِلاَّ اللهُ وَحْدَهُ لاَ شَرِيْكَ لَهُ, لَهُ الْمُلْكُ وَلَهُ الْحَمْدُ وَهُوَ عَلَى كُلِّ شَيْءٍ قَدِيْرٌ, اللَّهُمَّ لاَ مَانِعَ لِمَا أَعْطَيْتَ وَلاَ مُعْطِيَ لِمَا مَنَعْتَ وَلاَ يَنْفَعُ ذَا الْجَدِّ مِنْكَ الْجَدُّ
“Tiada tuhan yang berhak diibadahi selain Allah, tiada sekutu bagi-Nya, bagi-Nya segala kerajaan, dan pujian, dan Dia Maha Berkuasa atas segala sesuatu. Ya Allah, tidak ada yang dapat menolak terhadap apa yang Engkau beri dan tidak ada yang dapat memberi terhadap apa yang Engkau tolak dan orang yang memiliki kekayaan tidak dapat menghalangi dari siksa-Mu.” (HR. Al-Bukhariy 1/255 dan Muslim 414)
3. Membaca:
لاَ إِلَهَ إِلاَّ اللهُ وَحْدَهُ لاَ شَرِيْكَ لَهُ، لَهُ الْمُلْكُ وَلَهُ الْحَمْدُ وَهُوَ عَلَى كُلِّ شَيْءٍ قَدِيْرٌ، لاَ حَوْلَ وَلاَ قُوَّةَ إِلاَّ بِاللهِ، لاَ إِلَهَ إِلاَّ اللهُ وَلاَ نَعْبُدُ إِلاَّ إِيَّاهُ، لَهُ النِّعْمَةُ وَلَهُ الْفَضْلُ وَلَهُ الثَّنَاءُ الْحَسَنُ، لاَ إِلَهَ إِلاَّ اللهُ مُخْلِصِيْنَ لَهُ الدِّيْنَ وَلَوْ كَرِهَ الْكَافِرُوْنَ
“Tiada tuhan yang berhak diibadahi selain Allah, tiada sekutu bagi-Nya, bagi-Nya segala kerajaan, dan pujian, dan Dia Maha Berkuasa atas segala sesuatu. Tiada daya dan upaya serta kekuatan kecuali dengan pertolongan Allah dan kami tidak beribadah kecuali kepada Allah, milik-Nya-lah segala kenikmatan, karunia, dan sanjungan yang baik, tiada tuhan yang berhak diibadahi selain Allah, kami mengikhlashkan agama untuk-Nya walaupun orang-orang kafir benci.” (HR. Muslim 1/415)
4. Membaca:
سُبْحَانَ اللهُ
“Maha Suci Allah.” (tiga puluh tiga kali)
اَلْحَمْدُ لِلَّهِ
“Segala puji bagi Allah.” (tiga puluh tiga kali)
اَللهُ أَكْبَرُ
“Allah Maha Besar.” (tiga puluh tiga kali)
Kemudian dilengkapi menjadi seratus dengan membaca,
لاَ إِلَهَ إِلاَّ اللهُ وَحْدَهُ لاَ شَرِيْكَ لَهُ, لَهُ الْمُلْكُ وَلَهُ الْحَمْدُ وَهُوَ عَلَى كُلِّ شَيْءٍ قَدِيْرٌ
“Tiada tuhan yang berhak diibadahi selain Allah, tiada sekutu bagi-Nya, bagi-Nya segala kerajaan, dan pujian, dan Dia Maha Berkuasa atas segala sesuatu.”
Barangsiapa mengucapkan dzikir ini setelah selesai dari setiap shalat wajib, maka diampuni dosa-dosanya walaupun sebanyak buih di lautan. (HR. Muslim 1/418 dari Abu Hurairah radhiyallahu ‘anhu)
Dari ‘Abdullah bin ‘Umar radhiyallahu ‘anhu dari Nabi shallallahu ‘alaihi wa sallam, beliau bersabda, “Ada dua sifat (amalan) yang tidaklah seorang muslim menjaga keduanya (yaitu senantiasa mengamalkannya, pent) kecuali dia akan masuk jannah, dua amalan itu (sebenarnya) mudah, akan tetapi yang mengamalkannya sedikit, (dua amalan tersebut adalah): mensucikan Allah Ta’ala setelah selesai dari setiap shalat wajib sebanyak sepuluh kali (maksudnya membaca Subhaanallaah), memujinya (membaca Alhamdulillaah) sepuluh kali, dan bertakbir (membaca Allaahu Akbar) sepuluh kali, maka itulah jumlahnya 150 kali (dalam lima kali shalat sehari semalam, pent) diucapkan oleh lisan, akan tetapi menjadi 1500 dalam timbangan (di akhirat). Dan amalan yang kedua, bertakbir 34 kali ketika hendak tidur, bertahmid 33 kali dan bertasbih 33 kali (atau boleh tasbih dulu, tahmid baru takbir, pent), maka itulah 100 kali diucapkan oleh lisan dan 1000 kali dalam timbangan.”
Ibnu ‘Umar berkata, “Sungguh aku telah melihat Rasulullah menekuk tangan (yaitu jarinya) ketika mengucapkan dzikir-dzikir tersebut.”
Para shahabat bertanya, “Ya Rasulullah, bagaimana dikatakan bahwa kedua amalan tersebut ringan/mudah akan tetapi sedikit yang mengamalkannya?”
Rasulullah shallallahu ‘alaihi wa sallam menjawab, “Syaithan mendatangi salah seorang dari kalian ketika hendak tidur, lalu menjadikannya tertidur sebelum mengucapkan dzikir-dzikir tersebut, dan syaithan pun mendatanginya di dalam shalatnya (maksudnya setelah shalat), lalu mengingatkannya tentang kebutuhannya (lalu dia pun pergi) sebelum mengucapkannya.” (Hadits Shahih Riwayat Abu Dawud no.5065, At-Tirmidziy no.3471, An-Nasa`iy 3/74-75, Ibnu Majah no.926 dan Ahmad 2/161,205, lihat Shahiih Kitaab Al-Adzkaar, karya Asy-Syaikh Salim Al-Hilaliy 1/204)
Kita boleh berdzikir dengan tasbih, tahmid dan takbir masing-masing 33 kali dengan ditambah tahlil satu kali atau masing-masing 10 kali, yang penting konsisten, jika memilih yang 10 kali maka dalam satu hari kita memakai dzikir yang 10 kali tersebut.
Hadits ini selayaknya diperhatikan oleh kita semua, jangan sampai amalan yang sebenarnya mudah, tidak bisa kita amalkan. Tentunya amalan/ibadah semudah apapun tidak akan terwujud kecuali dengan pertolongan Allah. Setiap beramal apapun seharusnya kita meminta pertolongan kepada Allah, dalam rangka merealisasikan firman Allah,
إِيَّاكَ نَعْبُدُ وَإِيَّاكَ نَسْتَعِينُ
“Hanya kepada Engkaulah kami beribadah, dan hanya kepada Engkaulah kami meminta pertolongan.” (Al-Faatihah:4)
5. Membaca surat Al-Ikhlaash, Al-Falaq dan An-Naas satu kali setelah shalat Zhuhur, ‘Ashar dan ‘Isya`. Adapun setelah shalat Maghrib dan Shubuh dibaca tiga kali. (HR. Abu Dawud 2/86 dan An-Nasa`iy 3/68, lihat Shahiih Sunan At-Tirmidziy 2/8, lihat juga Fathul Baari 9/62)
6. Membaca ayat kursi yaitu surat Al-Baqarah:255
Barangsiapa membaca ayat ini setiap selesai shalat tidak ada yang dapat mencegahnya masuk jannah kecuali maut. (HR. An-Nasa`iy dalam ‘Amalul yaum wal lailah no.100, Ibnus Sunniy no.121 dan dishahihkan Asy-Syaikh Al-Albaniy dalam Shahiihul Jaami’ 5/339 dan Silsilatul Ahaadiits Ash-Shahiihah 2/697 no.972)
7. Membaca:
اللَّهُمَّ أَعِنِّيْ عَلَى ذِكْرِكَ وَشُكْرِكَ وَحُسْنِ عِبَادَتِكَ
Sebagaimana diterangkan dalam hadits Mu’adz bin Jabal radhiyallahu ‘anhu bahwasanya Rasulullah shallallahu ‘alaihi wa sallam memegang kedua tangannya dan berkata, “Ya Mu’adz, Demi Allah, sungguh aku benar-benar mencintaimu.” Lalu beliau bersabda, “Aku wasiatkan kepadamu Ya Mu’adz, janganlah sekali-kali engkau meninggalkan di setiap selesai shalat, ucapan…” (lihat di atas):
“Ya Allah, tolonglah aku agar senantiasa mengingat-Mu, bersyukur kepada-Mu dan beribadah dengan baik kepada-Mu.” (HR. Abu Dawud 2/86 dan dishahihkan oleh Asy-Syaikh Al-Albaniy dalam Shahiih Sunan Abi Dawud 1/284)
Do’a ini bisa dibaca setelah tasyahhud dan sebelum salam atau setelah salam. (‘Aunul Ma’buud 4/269)
8. Membaca:
لاَ إِلَهَ إِلاَّ اللهُ وَحْدَهُ لاَ شَرِيْكَ لَهُ, لَهُ الْمُلْكُ وَلَهُ الْحَمْدُ يُحْيِيْ وَيُمِيْتُ وَهُوَ عَلَى كُلِّ شَيْءٍ قَدِيْرٌ
“Tiada tuhan yang berhak diibadahi selain Allah, tiada sekutu bagi-Nya, bagi-Nya segala kerajaan, dan pujian, yang menghidupkan dan mematikan dan Dia Maha Berkuasa atas segala sesuatu.”
Dibaca sepuluh kali setelah shalat Maghrib dan Shubuh. (HR. At-Tirmidziy 5/515 dan Ahmad 4/227, lihat takhrijnya dalam Zaadul Ma’aad 1/300)
9. Membaca:
اللَّهُمَّ إِنِّيْ أَسْأَلُكَ عِلْمًا نَافِعًا وَرِزْقًا طَيِّبًا وَعَمَلاً مُتَقَبَّلاً
“Ya Allah, sesungguhnya aku meminta kepada-Mu ilmu yang bermanfaat, rizki yang baik dan amal yang diterima.” Setelah salam dari shalat shubuh. (HR. Ibnu Majah, lihat Shahiih Sunan Ibni Maajah 1/152 dan Majma’uz Zawaa`id 10/111)
Semoga kita diberikan taufiq oleh Allah sehingga bisa mengamalkan dzikir-dzikir ini, aamiin.
Wallaahu A’lam.
Maraaji’: Hishnul Muslim, karya Asy-Syaikh Sa’id bin ‘Ali bin Wahf Al-Qahthaniy, Shahiih Kitaab Al-Adzkaar wa Dha’iifihii, karya Asy-Syaikh Salim Al-Hilaliy dan Al-Kalimuth Thayyib, karya Ibnu Taimiyyah.
Sumber : Buletin Al-Wala’ wal Baro’ Edisi ke-29 Tahun ke-3 / 17 Juni 2005 M / 09 Jumadil Ula 1426 H

TOLAK MENGUNGSI, NENEK GIGIT KOPPASUS


Seorang nenek bernama Widi akhirnya dievakuasi secara paksa dari dusun Palem Sari oleh anggota Kopassus. Nenek Widi bersikukuh menolak dievakuasi lantaran ia ingin mempertahankan rumah dan hewan ternak miliknya. Karena itu, Nenek Widi menggigit lengan anggota Kopassus yang menggendongnya.
"Nenek itu enggak mau dievakuasi. Dia ngotot mempertahankan rumah dan hewan ternaknya. Tapi demi keselamatannya, dia saya gendong. Dia terus berusaha berontak. Malah menggigit lengan saya," kata Serda Grup 2 Kopassus Dwi Andi, Sabtu (30/10/2010) di Umbulharjo, Cangkringan.

Menurut Sersan Dwi, berdasarkan informasi warga, nenek Widi sejak letusan pertama pada Selasa lalu itu tetap berada di rumahnya. Dia menolak dievakuasi. Namun, kali ini letusannya jauh lebih besar dari sebelumnya. Mau tidak mau, nenek Widi harus dievakuasi.

"Saya sudah membujuknya, tapi dia tetap tidak mau. Akhirnya, saya gendong saja dia," terangnya, yang mengevakuasi Nenek Widi menggunakan sepeda motor. Mereka tiba di Balai Desa Umbulharjo sekitar pukul 07.00 WIB. Kemudian, langsung di rujuk ke RS Panti Nugroho.

Evakuasi warga yang masih berada di dusun berlangsung pukul 00.30 WIB. Namun, nenek Widi baru dievakuasi subuh. Pasalnya, jalan menuju Palem Sari tertutup oleh pohon-pohon yg tumbang. Sersan Dwi berada di ring satu, di dekat Dusun Palem Sari. Saat itu listrik di rumah warga mati total.

Sinyal handy talky yang digunakan untuk memperoleh laporan aktivitas Gunung Merapi mati total.

Karena itu, untuk mengetahui aktivitas terakhir gunung tersebut, Dwi dan sejumlah anggota Kopassus lainnya melakukan pemantauan visual secara langsung.

"Letusannya sangat besar. Kami mendengar suara gedebam. Saat melihat ke arah gunung itu tampak api meleleh dari atas puncak. Jarak pandang sangat pendek. Sambil mengendarai motor, saya memperingatkan warga untuk segera turun dengan berteriak sekencang-kencangnya. Makanya suara saya serak," ujarnya.

Jarak pandang sangat dekat. Material gunung seperti pasir sudah meluncur dengan cepat dan terus membuntuti anggota Kopassus yang melakukan evakuasi tersebut. Warga yang masih berada di rumahnya itu langsung keluar dan mengindahkan peringatan.

JUCELINO NOBREGA DA LUZ - NOSTRADAMUS MODERN [ULASAN DARI SUDUT PANDANG YANG BERBEDA]


Ini adalah kisah seorang guru sekolah berumur 49 tahun dari Brazil yang membangkitkan kembali minat terhadap Nostradamus. Konon katanya ia telah memprediksikan peristiwa bencana dengan akurat selama 15 tahun terakhir. Tulisan ini tidak dibuat untuk menonjolkan ramalannya, namun untuk meneliti klaim sebagian orang bahwa ia adalah Nostradamus modern.


Saya tidak pernah mendengarkan ramalan. Namun ketika diminta untuk menulis mengenai Jucelino, saya memutuskan untuk melihat kisahnya dari dua sudut pandang, sudut open minded dan sudut skeptis.

Tulisan ini tidak bermaksud untuk diperdebatkan dan disangkutpautkan dengan ideologi karena saya menulisnya dengan cara berpikir yang wajar-wajar saja.

Latar Belakang
Lahir tahun 1960 di Brasil. Ia memiliki seorang istri dan dua anak. Menurutnya ia telah memperoleh kemampuan mendapatkan firasat mengenai masa depan sejak usia 9 tahun. pada usia 19 tahun ia berjumpa dengan peramal terkenal Brasil bernama Franciscoshabiz dan setelah itu kemampuan meramalnya bertambah. Konon sejak itu ia telah meramal 80.000 kasus.

Beberapa ramalan di masa lalu
Ini adalah beberapa ramalan yang konon berhasil diprediksinya dengan akurat :

Pada tanggal 4 maret 1997, ia mengirimkan surat ke putri Diana mengenai rencana pembunuhannya. Dan peristiwa pembunuhannya dapat terjadi sebelum tahun 2000. Kita tahu bersama bahwa putri Diana memang terbunuh pada kecelakaan mobil di Paris tahun 1997.

Tahun 1989, ia mengirim surat ke kedutaan besar Inggris dan presiden Amerika bahwa WTC akan diserang dua kali. Pertama pada tahun 1993. Dan kedua tanggal 11 September 2001. Setelah dua serangan ini, perang di Irak dan Afghanistan akan meletus. Kita juga tahu bahwa peristiwa ini sungguh terjadi.

Ia juga konon memprediksi tempat persembunyian Saddam Husein yang menyebabkan Saddam ditangkap oleh pasukan Amerika.

Yang lebih mengejutkan, ia disebut pernah mengirim surat kepada presiden Suharto pada tahun 1998 mengenai tsunami Aceh yang akan terjadi pada tanggal 26 Desember 2004 dan mendapat surat balasan dari kantor kepresidenan.

Untuk mendukung keabsahan ramalannya, Jucelino menunjukkan beberapa dokumen yang telah disahkan oleh notaris yang menunjukkan bahwa ia memang telah meramalkan peristiwa itu sebelumnya. Namun anehnya, ia selalu mengumumkannya setelah peristiwa terjadi dengan menunjukkan surat tersebut.

Dengan melakukan ini, bagi saya ia lebih terlihat seperti Dedy Corbuzier dibanding Nostradamus !

Dapatkah dipercaya ?
Masalahnya satu, dari semua prediksi diatas, klaim bahwa ia sudah meramalkannya sebelumnya hanya datang dari pihak Jucelino dan ia selalu mengumumkannya setelah peristiwa tersebut tejadi. Seperti kita ketahui, apabila sebuah peristiwa besar terjadi, maka para peramal berebut untuk berbicara di TV bahwa mereka sudah meramalkan hal itu sebelumnya.

Setelah ia mengklaim ramalan-ramalan diatas, ia melanjutkan dengan ramalan-ramalan barunya. Ramalan dibawah ini adalah ramalan yang paling banyak dikutip di Blog dan Web:

Tahun 2008

1. Obat penangkal Aids ditemukan

2. 18 Juli akan terjadi gempa besar di philipina dan menewaskan ribuan orang.

3. Empire State Building, New York pada September akan mengalami peristiwa teror.

4. 13 September akan terjadi gempa 9,1 skala Richter di Cina dengan Tsunami setinggi 30 meter, 1 juta orang akan tewas.

Kita anggap saja beberapa ramalan diatas adalah ramalan yang memang benar diucapkan oleh Jucelino walaupun saya menemukan adanya web yang menyangkal hal itu.

Namun, ramalan manapun yang kita pegang, ternyata tidak terbukti semua. Tahun 2008, ia menimbulkan kepanikan di Jepang karena meramalkan adanya gempa besar. Ketika ramalannya meleset, ia diundang untuk wawancara oleh sebuah stasiun TV :

Ia mengatakan bahwa ia bahagia mimpinya mengenai gempa Jepang tidak terjadi dan ia beranggapan bahwa merupakan hal yang baik jika orang Jepang mendengarkan prediksinya dan menjadi lebih siap dalam menghadapi gempa.

Menurut saya ini kasus klasik peramal yang selalu punya "alasan" untuk gagalnya ramalannya. Alasan lain yang sering dikemukakan para peramal yang meleset adalah : "Namanya juga ramalan, bisa salah bisa benar."

Anda juga sering mendengarnya kan ? Kalimat ini juga bisa ditemukan di websitenya. Ini screenshot websitenya yang saya terjemahkan dengan google translate dari bahasa portugis ke bahasa Inggris.


Inilah bunyi kalimat yang saya lingkari merah :

IT IS A PREDICTION AND CAN AND/ OR NOT HAPPEN....LET US WAIT FOR SOME HUMAN ACTIONS TO CHANGE THE DOOMSDAY,AND DO NOT HAPPEN!!! IT IS A

PREDICTION AND CAN AND / OR NOT HAPPEN .... LET U.S. WAIT FOR SOME HUMAN ACTIONS TO CHANGE THE DOOMSDAY, AND DO NOT HAPPEN!

Menurut saya, ia telah menyiapkan jalan belakangnya dengan baik !

Dokumen-dokumen
Namun, saya sudah mengatakan diatas bahwa saya akan melihatnya dari sudut open minded. Jadi saya tetap memikirkan kemungkinan bahwa ia bukan seorang penipu. Jucelino konon pernah mengirim surat kepada Mustang radio di Indonesia bahwa pesawat militer akan jatuh di Jawa pada tanggal 20 Mei 2009. Ramalan ini terbukti benar.

Tapi sekali lagi, apabila klaim itu datang dari Jucelino, maka kebenarannya akan terus diragukan. inilah kopi surat Jucelino yang diklaimnya pernah diserahkan kepada Mustang Radio :

Entah surat ini benar atau tidak, saya tidak tahu. Mungkin Mustang Radio suatu hari bisa mengkonfirmasinya.

Kemudian ketika saya mencari dokumen mengenai surat kepada presiden Indonesia, saya menemukan bahwa Jucelino pernah memamerkan dokumen yang diklaimnya sebagai surat ucapan terima kasih dari pemerintah Indonesia atas ramalannya mengenai Tsunami Aceh di sebuah acara televisi Jepang.


Tapi aneh, karena di beberapa website yang saya cek, berita yang dimuat mengenai surat ini adalah :

The thanks letter from Meigawadi said “ about the 2004 earthquake and tsunami, to prevent the disaster, we must do a lot of things, but in another hand, we can do nothing”. The thanks letter from Indonesia Embassy said “…..we will send this letter to our government, if you have any update information, please let us know”.

Meigawadi ???

Apakah megawati ? Megawati tidak lagi menjadi presiden pada saat Tsunami Aceh terjadi. Jadi maksudnya apa ?? salah kutip ???

Lagipula saya merasa heran jika pemerintah bersusah payah untuk membalas surat dari seorang peramal.

Saya juga membaca di beberapa web bahwa sebuah stasiun TV di Brazil pernah membongkar kedok Jucelino yang ternyata memalsukan dokumen. Ia membuat sebuah dokumen prediksi, lalu di tempat kejadian dan tanggal dikosongkan, ketika suatu peristiwa terjadi, barulah ia mengisinya dan mengumumkannya setelah itu dengan memamerkan surat tersebut.

Namun, saya tidak bisa menemukan konfirmasi mengenai desas-desus ini.

Tapi ada satu hal yang menarik perhatian saya. Yaitu surat yang diklaimnya berupa ucapan terima kasih dari presiden Indonesia dan ditunjukkannya di TV Jepang.

Lihat logo garuda di atas surat. Saya membandingkannya dengan logo garuda yang ada di surat kepresidenan lainnya. Menurut saya agak mencurigakan. Lihat panjang pita di bawah kaki garuda. Lihat lebar sayap garuda. Agak tidak match sepertinya.

Apakah dokumen yang dipamerkannya palsu. Saya tidak tahu.

Jadi siapakah Jucelino ?
Mereka yang telah curiga dengan Jucelino kembali diperkuat ketika Reuters memuat berita bahwa Jucelino menuntut hadiah 25 juta dolar dari Amerika karena ia berhasil memprediksi lokasi persembunyian Saddam Husein yang menyebabkan Saddam dapat ditangkap oleh Amerika. Namun Pengadilan Brazil menolak Kasusnya. namun paling tidak dari kepopulerannya, Jucelino telah menjadi kaya raya dari hasil menulis buku dan undangan untuk berbicara.

Memang agak sukar menentukan identitas Jucelino yang sebenarnya. Segala informasi mengenai Jucelino sangat simpang siur. Tapi ini kesimpulan yang saya ambil :

Saya tidak mengatakan bahwa ia adalah seorang penipu, soalnya saya memang tidak bisa menemukan bukti kuat bahwa ia penipu. Namun saya juga tidak mengatakan bahwa ia adalah Nostradamus modern.

Jika ia adalah seorang peramal, maka saya beranggapan ia adalah peramal yang sering meleset.

Saran saya, lupakan Jucelino, lanjutkan hidupmu. Hidup tidak akan menarik jika kita mengetahui masa depan kita dengan spesifik.

Tapi ini cuma saran. Jika anda memilih untuk tetap percaya kepadanya, silahkan pegang apa yang anda percayai, saya tidak akan mendebatnya.


1 Januari, di studio sebuah stasiun TV....

Reporter TV :
"Kira-kira memasuki tahun yang baru ini, apa yang akan terjadi atas Indonesia ?"

Peramal cerdik:
"Tahun ini akan terjadi banyak bencana alam, kecelakaan dimana-mana, banyak artis yang bercerai, dan ada artis senior (tua) yang meninggal."

Reporter TV:
"Bencana apa, Kecelakaan apa, siapa artis yang bercerai dan meninggal ? kapan semuanya akan terjadi ?"

Peramal cerdik:
"Saya tidak bisa membongkar rahasia Tuhan !"

Reporter TV :
"Wow, ramalan yang luar biasa. Tahun depan anda akan kami undang lagi !"

1 Januari Tahun berikutnya..di sebuah studio stasiun TV yang sama...

Reporter TV :
"Ramalan anda sangat akurat, tahun kemarin memang banyak terjadi bencana dan kecelakaan. Artis-artis banyak yang bercerai dan memang ada artis senior (tua) yang mati. Menurut anda, untuk tahun ini apa yang akan terjadi pada Indonesia ?"

Peramal cerdik:
"Tahun ini tidak akan lebih baik dibanding tahun lalu. Akan terjadi banyak bencana alam, kecelakaan dimana-mana, banyak artis yang cerai, dan ada artis senior (tua) yang meninggal."

Reporter TV:
"Bencana apa, Kecelakaan apa, siapa artis yang bercerai dan meninggal ? kapan semuanya akan terjadi ?"

Peramal cerdik:
"Saya tidak bisa membongkar rahasia Tuhan !"

..........................

I Am Who I Am