Cari Blog Ini

Selasa, 28 Desember 2010

Tragis Siswi SMP Tewas:Kejutan Ultah Berujung Maut

Benar-benar keterlaluan, surprise kok malah membahayakan. Saya geram baca berita ini. Terlebih guru pun terlibat dalam proses 'kejutan maut' ini. Untuk almarhumah, semoga Allah merahmati. Geram, terharu dan sedih baca berita ini. 
 
Maizatul Farhanah, siswi SMP Negeri 3 Batam, akhirnya tewas pada Kamis (16/12) sekitar pukul 04.00 WIB subuh kemarin, setelah dua pekan tak sadarkan diri di ruang perawatan Rumah Sakit Budi Kemuliaan (RSBK).

Maizatul Farhanah, siswi SMPN 3 Batam dikafankan di rumah duka, Blok C5 No. 11 Perum Tiban Palem. Wawako Ria Saptarika ikut melayat. Maizatul Farhanah (tengah) semasa hidupnya inzet).

Siswi yang baru duduk di kelas VII/6 (kelas 1 SMP) itu diduga mengalami gangguan otak akibat kejutan (surprise) yang berlebihan dari guru dan teman-teman sekelasnya di hari ulang tahunnya yang ke-13, Jumat 26 November lalu. Seperti apa kejutan yang berujung maut itu?

Menjelang siang, Jumat (26/11), Farhanah berkemas-kemas ke sekolahnya. Ia masuk siang dan tidak ingin terlambat. Ayahnya, Mukhlasin,36, yang setiap hari mengantar dan menjemputnya pun sudah siap. Ibunya, Ratna, juga sudah menyiapkan makan siang untuk buah hatinya itu. Setelah makan, Farhanah pun meluncur dari rumahnya di Perum Tiban Palem ke sekolahnya diantar sang ayah. Beberapa menit kemudian, Farhanah tiba di sekolahnya di SMPN3, Kartini Tiga, Seiharapan, Sekupang.

“Ayah, jemput kakak on time (tepat waktu) ya! Kakak mau pulang cepat, kakak takut disiram tepung karena susah menghilangkannya,” ujar Farhanah pada ayahnya. Sang ayah langsung menjawab dengan anggukan.
Setelah mencium tangan ayahnya, Farhanah bergegas masuk kelas, sementara ayahnya kembali ke rumahnya. Farhanah sempat mengikuti pelajaran seperti biasanya hingga jam istirahat pukul 15.00 WIB.

Saat jam istirahat itulah, beberapa temannya mengajak ke kantin sekolah. Rupanya hal ini sengaja dilakukan untuk mengalih-kan perhatian Farhanah yang akan diberi surprise di hari ulang tahunnya yang ke-13.

Tanpa curiga, Farhanah mengikuti ajakan temannya di kantin. Saat jajan dan bercanda dengan teman-temannya di kantin sekolah, teman-temannya yang lain masuk ke ruang kelas. Mereka memasukkan telepon seluler (ponsel) ke tas milik Farhanah. Teman yang lainnya juga memasukkan uang Rp300 ribu.

“Hape itu punya Ifa, sedangkan uang Rp300 ribu punya Ziko, teman sekelas kami juga,” ujar salah seorang teman korban kepada Batam Pos, kemarin.

Setelah ponsel dan uang dimasdukkan ke tas Farhanah, mereka bergegas keluar. Ini rupanya skenario kejutan ulang tahun yang sudah diatur teman-temannya bersama gurunya untuk Farhanah. Setelah bel tanda masuk berbunyi, seluruh siswa kembali ke kelasnya. Rencananya murid kelas VII/6 akan menerima pelajaran Matematika. Namun tiba-tiba Ifa dan Ziko mengadu ke teman-temannya kalau kehilangan ponsel dan uang.

Yeni, wali kelas mereka dipanggil untuk menyelesaikan masalah tersebut.

“Sebelumnya ibu wali kelas telah diberitahukan kalau Farhanah akan dikerjain dengan cara dituduh mencuri Hp dan uang temannya,” ujar gadis berjilbab ini.

Sang Wali Kelas pun meminta 33 siswa kelas VII/6 itu keluar ruangan. Hanya enam orang disuruh memeriksa satu per satu isi tas pelajar yang baru sekitar enam bulan belajar di sekolah itu.

Setelah digeledah, akhirnya Hp dan uang itu ditemukan di tas Farhanah. Farhanah pun dipanggil masuk ke ruang kelas. Ia diteriakin maling oleh teman-temannya. Mendegar hinaan itu, Farhanah kaget bukan main. Ia tak menyangka kalau ia tertuduhnya.

Ia langsung jatuh pingsan. Setelah beberapa saat tak sadarkan diri, akhirnya pihak sekolah menghubungi orangtuanya. Beberapa saat kemudian, ayahnya tiba di SMPN3, tak lama setelah Farhanah siuman. Namun, Farhanah tampak lemas dan pandangannya kosong.

“Sebagai remaja putri, ia sangat malu. Dia syok dibilang maling oleh teman-teman saat itu,” ujar Mukhlasin, ayahnya.

Ia kemudian membawa putri-nya itu pulang. Farhanah pun mengeluh ke ayahnya soal perlakukan yang dialaminya.

“Kakak (Farhanah, red) tak suka dikerjain seperti itu,” ujar korban seperti ditirukan ayahnya saat dibonceng sepeda motor dari sekolahnya.

Setelah sampai di rumah, Farhanah berubah total. Dia menjadi pendiam dan tatapan matanya tampak kosong. Ia menjadi pemurung. Ia tak seceria hari-hari sebelumnya.

Alumni sekolah Ulil Albab Tiban itu, kata ayahnya, keesokan harinya (Sabtu, 27/11) masih masuk sekolah. Tapi ia tampak seperti orang kebingungan. Tugas Matematika dan IPA yang diberikan gurunya tidak dikerjakannya.

Kemudian Minggu (28/11), korban terlihat syok berat. Ia lalu disarankan untuk berdoa dan banyak Istigfar. “Dia disuruh ibunya salat Dhuha. Usai salat, ia malah menangis sejadi-jadinya,” kata Mukhlasin yang juga salah satu guru di Yayasan Ulil Albab ini.

Sejak saat itu, Farhanah mulai tidak tenang. Ia tak lagi tidur dengan tenang apalagi makan. Kemudian pada Senin (29/11), Farhanah diizinkan tidak masuk sekolah. Ia lalu dilarikan ke Rumah Sakit Budi Kemuliaan (RSBK). Di sana langsung mendapat perawatan intensif, namun kondisi kesehatan dan kejiwaan Farhanah terus memburuk.

“Selama 14 hari dirawat, hanya dua hari ia sadarkan diri. Itupun tak bisa bilang apa-apa,” kata Mukhlasin.
Kemudian pada Kamis (16/12) subuh, Farhanah akhirnya menghembuskan nafas terakhirnya. “Dia tak sempat bilang apa-apa lagi kepada kami orangtua maupun adiknya. Dia telah kembali kepada Allah,” ujar Mukhlasin, berurai air mata.

Kemarin, jenazah Farhanah dibawa ke rumah duka untuk dimandikan, dikafani dan disalatkan sebelum dimakamkan. Wakil Wali Kota Batam Ria Saptarika yang juga sahabat Mukhlasin tampak hadir dan mendoakan Farhanah. “Tabah ya pak, ini ujian dari Allah,” ujar Ria menenangkan Mukhlasin.

Dilarang Merayakan Ultah


Terpisah, beberapa guru di SMP Negeri 3 yang coba dikonformasi memilih bungkam. Mereka tidak berani memberikan pernyataan terkait kasus yang menimpa salah satu anak didiknya tersebut.

“Oh, kalau mengenai Farhanah, sebaiknya tanya pak Kepsek (Sahir, red) saja. Kami tidak berhak,” ujar salah satu guru bagian Tata Usaha.

Demikian juga dengan guru lainnya. Indrawansyah misalnya, megaku tidak tahu menahu mengenai kasus tersebut. “Saya kurang tahu pula kasus itu ya, Kepseknya lagi keluar. Tanya kepsek saja ya, karena ini juga saya lagi menjaga siswa yang sedang ujian,” ujarnya.

Para siswa SMP Negeri 3 Sekupang pun banyak mengetahui kejadian tersebut. Citra, Ester dan Dwi misalnya, siswa kelas IX mengatakan, adik kelasnya tersebut meninggal karena radang otak, sekitar pukul 04.00 dini hari kemarin.

“Kata guru, dia meninggal karena radang otak, tapi teman-teman yang lain bilang dia dikerjai juga saat ulang tahun. Dia meninggal tadi pagi (kemarin),” ujar Citra.

Kepala SMP Negeri 3, Sahin yang ditemui membenarkan kalau surprise dengan cara berpura-pura memfitnah korban sebagai pelaku pencurian uang dan ponsel itu telah diketahui guru wali kelas murid kelas VII/6, Yeni.

“Temannya yang tanya ke wali kelas. Boleh nggak kita lakukan hal ini (kerjain korban, red),” ujar Sahir kepada koran ini di rumah duka yang beralamat di Blok C5 Nomor 11 Perumahan Tiban Palem, kemarin (16/12).

Namun demikian, kata Sahir, pihak sekolah dalam tata tertib-nya tidak mengizinkan adanya perayaan ulang tahun di kelas. Namun ia tak mau menyebutkan apakah tindakan teman-teman korban itu salah atau benar.
“Tujuan mereka sebenarnya baik, mereka memberikan surprise. Mereka tak berniat mencelakai almarhumah. Mereka juga tak menyangka akan begini akhirnya,” kata Sahir.

Sementara itu, teman akrab almarhumah Farhanah, Nita mengatakan, Farhanah adalah gadis periang, dan tidak pernah sakit. “Tapi sejak dikerjai sama anak-anak, dituduh mencuri itulah, dia sempat pingsan, lalu dijemput ayahnya pulang,” ujar Nita.

“Dia dituduh mencuri hape teman sekelasnya dengan cara hape dimasukin ke tasnya, lalu ada yang melapor kehilangan, diperiksa guru, terus dapat dari tasnya. Ia disorakin pencuri sambil ditunjuk-tunjuk,” ujar Nita lagi, mengenang kejadian tersebut sambil menangis kepada Batam Pos di Tiban, Kamis (16/12). Ia turut mengantarkan jenazah teman karibnya tersebut dari rumah duka Tiban Palem ke peristirahatan terakhir di tempat pemakaman umum, Sei Temiang.
 
Kado Jangan Pakai Hukuman

Dinas Pendidikan Kota Batam cukup terpukul dengan peristiwa ini. Kadis Pendidikan Muslim Bidin meminta semua lembaga pendidikan di kota ini untuk tidak memberikan kado ulang tahun atau apapun kepada siswa dengan cara dihukum.

“Kalau mau kasih kado, kasih dengan hadiah. Jangan dengan hukuman meskipun itu hanya main-main,” imbuh Muslim Bidin yang ikut melayat ke rumah duka kemarin (16/12).

Muslim mengaku tidak dapat memastikan ada tidaknya hubungan antara hukuman yang diberikan di sekolah terhadap korban dengan kematian itu. Namun, disdik tetap menyikapinya dan telah meminta penjelasan dari guru wali kelas korban.

Anggota Komisi IV DPRD Kota Batam Riky Indrakari, juga prihatin dengan kasus ini. Ia menyatakan kekesalannya dengan sistem budaya instan yang dibudayakan generasi muda saat ini dan berakibat pada jatuhnya korban jiwa.

Riky menduga dengan hukuman yang diberikan oleh teman dan gurunya itu, korban mengalami konflik batin karena selama ini dia terkenal jujur. “Almarhum dituduh mencuri. Tentunya ia akan terkejut dan terjadi konflik batin karena tidak sesuai dengan jiwanya selama ini,” ujar anggota Komisi IV DPRD Batam ini.

Sementara itu, kasus ini kini masih ditangani Polsekta Sekupang. Beberapa polisi tampak hadir di rumah duka kemarin.

(batampos)

8 Komentar Kocak Pasca Kekalahan Indonesia vs Malaysia dr Berbagai Profesi


1. Dua tiga Bukit Jalil, tak perlu ikut berbuat jahil. Dua tiga Gelora Senayan, menangkan dengan sopan (via Jarjit) --> Salim A. Fillah (penulis)

2. Daripada marAH2 karena lihat Timnas kalAH mendingan kita TilawAH, mudah2n tanggal 29 nanti bisa menang 4-0 sajAH, tapi kayaknya harus pake kaos merAH nich Timnas supaya lebih gagAH. Kalo pake kaos putih kesannya udAH nyerAH dan mungkin lebih gerAH..Hehe..  
(guru SMP)

3. Unyil : negara lo Licik pin ! 
    Upin : Betuul betul betul 
   (tweep)

4. Menang atau Kalah, stlh tgl 29 Des, kami mengundang TIMNAS nonton ! *Undangan tidak berlaku untuk Nurdin Chalid
(Mira Lesmana, Produser)

5. Sabun akan laris manis karena akan banyak yg cuci tangan setelah dibantai 3-0
(nukman, pengusaha)

6. Semlm nyanyi di malaysia , untung gak di laser...
(Tompi, penyanyi)

7. Guys,ada temen gw emosi nih.Katanya tgl 29 mau bawa mesin sunat laser ke GBK untuk balas dendam.Dukung atau cegah niih?! 
(Dennis, Aktor)

8. Tapi, apa benar ada hubungan Nurdin Top dan Nurdin Halid? Atau Dr. Azhari dan Rahma Azhari? Ini serius? Ada yg tau?   
(Fakhri Hamzah, Politisi)

Yang Harus Dipahami Oleh Wanita Saat Menghadapi Pria

pria dan wanita Yang Harus Dipahami Oleh Wanita Saat Menghadapi Pria
Assalamualaikum Wr. Wb.
Wanita memang di katakan sebagai makhluk Tuhan yang amat sangat harus di perhatikan, karena dia sangat rapuh, namun di balik itu apakah setiap wanita paham dengan perasaan pria di saat dia sedang lemah dan tak berdaya ??
Jadi disini saya akan sedikit memberikan beberapa tips-tips untuk para wanita agar lebih bisa memahami perasaan seorang pria saat berkomunikasi dengan anda, jika anda benar-benar mampu melakukan apa yang akan saya sebutkan nanti, kemungkinan yang sangat besar apabila anda berhubungan dengan seorang pria maka hubungan itu akan bertahan lama karena adanya rasa saling memahami satu sama lain.
Beberapa tips ini saya dapatkan dari seorang teman saya, jadi silahkan anda pahami dan terapkan dalam hubungan anda dengan siapapun laki-laki itu.
1. Saat pria tiba-tiba diam , saat itu juga dia menunggu reaksi kalian . dia menerka , kalian akan menanyakan sebab dia diam atau tidak .. dan yang dia harapkan sebenarnya hanyalah perhatian kalian.

2. Jangan pernah bicara , tertawa , dan bertingkah laku dengan cara yang dibuat-buat . Pria lebih suka kalian yang natural dan apa adanya.

3. JANGAN PERNAH memberi harapan ke pria kalo pada akhirnya kalian bakal sakiti mereka , apa kalian pikir mereka ngga hancur ?

4. Suatu hari ada seorang pria menyatakan cintanya pada kalian dan kalian menolak . jika sejak saat itu juga pria itu menjauh dari kehidupan kalian dan tidak mengganggu kalian lagi , ketahuilah , pria itu memang bener-bener cinta sama kalian.

5. Pria ngga suka dibohongi , jangan sekali-sekali bohongi mereka karena satu kali aja mereka terluka , bekasnya bakalan terus ada !

6. Kadang ada pria yang suka curhat tanpa permisi ke kalian atau ngeluh sakit ke kalian  JANGAN anggep dia pria payah dan manja !! karena sebenernya dia ngelakuin itu karena kalian-lah satu-satunya orang yang dia percaya.

7. Pria itu bisa juga sensitif , jadi jaga omongan kalian , jangan bikin mereka cemburu karena kalian ceritain soal pria lain saat sedang mengobrol !
 
Itulah beberapa tips yang bisa saya berikan kepada anda semua, semoga dengan ini setiap hubungan antara seorang pria dan wanita akan lebih tertata rapi dengan adanya rasa saling pengertian.
Wassalamualaikum Wr. Wb.

Top 10 'Goodlooking' Pemain Bola Nasional

Irfan Bachdim (c) blogspot
Euforia AFF 2010 cukup mengalihkan perhatian sebagian besar orang pada Timnas Indonesia. Nah, bagi Anda yang belum tahu soal persepakbolaan nasional, berikut kami rangkumkan, 10 pemain bola nasional yang goodlooking. Sudah tak sabar?
KapanLagi.com - Dimainkan oleh 11 orang, dan tujuannya hanya satu, mencetak gol! Ya, itulah permainan sepak bola yang lebih populer di dunia kaum adam. Namun, siapa bilang hanya pria saja yang bisa menikmatinya. Sejatinya, sebagai wanita, Anda bisa sangat menikmati pertandingan sepak bola dengan keuntungan double. Apalagi kalau bukan serunya para pemain mencetak gol, dan penampilan fisik pemain yang bagaikan para model.

Menyinggung soal pemain bola nasional, tahukah Anda beberapa di antara mereka memang layak dikagumi karena sosok fisiknya yang nyaris sempurna. Well, setidaknya 10 nama pemain ini akan membuat Anda berubah pikiran dan ngefans dengan pertandingan sepak bola. Check this out, ladies!

Irfan Bachdim

xxxxxxx Irfan Bachdim (c) blogtempointeraktif



Sebut saja sosok Irfan Bachdim, yang saat ini paling populer dan marak dibicarakan pecinta bola. Pria kelahiran Amsterdam, 11 Agustus 1988 ini memiliki nama lengkap Irfan Haarys Bachdim. Bergabung dengan Ajax Amsterdam sejak 1999 silam.

Postur badan 176 cm dengan tampang yang bak seorang model membuat sosok Irfan ini tak hanya dikagumi para gibol. Namanya mendadak melambung di antara mereka yang tak pernah mengenal bola. Dan mungkin salah satunya adalah Anda. Apalagi, saat ia menelurkan gol-gol indah membela tim nasional Indonesia. Siapa yang tak gemas melihat aksinya di lapangan hijau itu?

Jeffrey Kim Kurniawan

xxxxxxx Jeffrey Kim Kurniawan (c) proprofs



Dan sosok kelahiran Jerman, 23 Maret 1990 ini telah resmi menjadi WNI, akhir 2010. Kecintaannya terhadap Indonesia ditunjukkannya melalui keseriusan menjadi WNI dan keaktifannya bergabung di dunia persepakbolaan nasional.

Dengan tubuh tegap, 167 cm, anak dari pasangan Petrus Irawan Kurniawan dan Uschi Kurniawan ini sempat menarik perhatian para gibol wanita. Lihat saja aksinya di lapangan bola. Usia muda serta staminanya yang masih menggebu-gebu patut membuat para gibol wanita menanti-nanti aksinya di lapangan hijau 2011 nanti.

Ferry Rotinsulu

xxxxxxx Ferry Rotinsulu (c) wordpress



Pria kelahiran Palu, Sulawesi Tengah, 28 Desember 1982 ini memang sudah mengakhiri masa lajangnya. Namun statusnya tak akan melunturkan postur tegap 182 cm dan senyuman manisnya. Pria yang saat ini bermain di klub Liga Indonesia Sriwijaya F.C sebagai kiper ini punya prestasi luar biasa yang membawa nama Laskar Wong Kito menjadi juara Piala Indonesia 2007 silam.

Selain kece, performanya di lapangan hijau juga cukup menonjol, kan?

Purwaka Yudhi

xxxxxxx Purwaka Yudhi (c) ongisnade



Beberapa dari Anda mungkin sudah pernah mendengarkan namanya. Purwaka Yudhi, saat ini memperkuat Arema Indonesia dengan posisi defender. Pria berpostur 169 cm ini, lahir di Lampung 11 April 1984 lalu.

Sebelumnya, sosok hitam manis yang memiliki nama lengkap Purwaka Yudhi Pratomo ini sempat memperkuat Deltras Sidoarjo, Persekabpas Pasuruan, dan Gresik United.

Dendi Santoso

xxxxxxx Dendi Santoso (c) ongisnade



Bangga sebagai Arema, sosok kelahiran Malang, 9 Mei 1990 ini memperkuat klub asal kota kelahirannya, Arema Indonesia sebagai posisi striker.

Perjalanan kariernya diawali saat pemain bernomor punggung 41 ini belajar sepak bola di SSB Unibraw 82. Ia kemudian terjaring dalam Akademi Arema, 2004 lalu. Jatuh cinta pada permainan sepak bola membuatnya masuk tim Arema Jr. Prestasi yang dicetak Dendi, mengubah statusnya menjadi pemain senior dan kini ia berlatih di bawah asuhan Alfred Riedl.

Bambang Pamungkas

xxxxxxx Bambang Pamungkas (c) blogspot




Lahir di Salatiga, 10 Juni 1980. Pria berbintang Gemini ini merupakan salah satu pemain yang mendapat banyak simpati dari penggemar maupun pemain bola lain. Meskipun tubuhnya tak terlalu tinggi, namun ia punya lompatan tinggi dan tandukan yang akurat. Pria yang lebih populer dengan julukan BePe ini juga dikenal ramah dan tidak sombong.

Bernomor punggung 20, Bepe mendukung telah Persija sejak 1999 lalu. Ia sempat bergabung dengan EHV Norad, salah satu tim divisi 3 Belanda dan bergabung dengan Selangor FC tak membuat BePe jadi jual mahal. Sebaris kumis tipis serta senyumnya yang khas membuat para penggemar pria berusia 30 tahun ini tak juga berkurang. Bahkan, seiring dengan digembar gemborkannya timnas Indonesia, nama BePe semakin populer di telinga gibol baru wanita.

Juan Revi

xxxxxxx Juan Revi (c) blogspot



Pria bermata sipit yang hobby tampil dengan rambut cokelat ini memiliki nama lengkap Juan Revi Auriqto. Lahir di Surabaya, 4 Juni 1986.

Sebelumnya, ia sempat memperkuat SSB Mahaputra, Persema U-18, Persikoba Batu, Deltras Sidoarjo, dan kini memperkuat Arema Indonesia dengan posisi Midfielder.

Andi Oddang

xxxxxxx Andi Odang (c) goal.com



Pemain depan team Persebaya ini mungkin tak sepopuler David Beckham. Namun, bagi Anda pecinta sepakbola nasional, tentu pernah mendengar aksi hattrick yang disumbangkan Andi pada pertandingan Minggu, 18 Oktober 2009 silam. Saat itu, Persebaya tampil di kandang sendiri melawan Persisam, Samarinda dengan kemenangan telak 5-2.

Samsul Arief

xxxxxxx Samsul Arief (c) blogspot



Perkenalkan, striker asal Bojonegoro ini memperkuat Persibo Bojonegoro. Ia sempat dinobatkan sebagai best striker dalam laga Bintang Emas Copa Indonesia 2008/2009. Selain punya wajah tampan, prestasi striker lokal ini patut diacungi jempol. Pasalnya, ia merupakan salah satu striker yang dilirik oleh klub-klub besar nasional setelah mencetak tiga gol ke gawang Arema dalam dua kali pertemuan, 2008 silam.

Kurniawan Dwi Julianto

xxxxxxx Kurniawan Dwi Julianto (c) radarberita



Ia mungkin merupakan salah satu pemain senior yang masih punya pesona di usianya yang berkepala tiga saat ini. Pria kelahiran Magelang 13 Juli 1976 dengan nama lengkap Kurniawan Dwi Yulianto ini merupakan striker Persela, Lamongan.

Bahkan Shanty, pelantun Hanya Memuji, sempat menyebutkan nama Kurniawan saat ditanya siapa pemain bola nasional favoritnya.

Nah, di antara 10 nama yang Woman tampilkan. Siapa yang akan jadi favorit Anda? (wo/bee)

Senin, 27 Desember 2010

Ini Kata Alfred Riedl Setelah Kalah Dengan Malaysia

wandinews.com - Pelatih Indonesia Alfred Riedl akhirnya buka suara soal gangguan hal-hal nonteknis pada timnya. Ia menyesali banyaknya permintaan wawancara pada pemain dan agenda tak penting dari PSSI.

Wartawan Indonesia di Malaysia menanyakan soal ini setelah Cristian Gonzales dkk menelan kekalahan pertamanya di Piala AFF 2010. Bermain di kandang lawan di final leg pertama, mereka kalah 0-3.

Dikatakan Riedl dalam jumpa pers usai laga, ia membenarkan bahwa dirinya terusik dengan eksploitasi tim baik dari media maupun federasi (PSSI).

"Ya media terlalu banyak minta wawancara tim. Belakangan ini aktivitas dari federasi juga agak mengganggu kami. Kegiatan-kegiatan yang berlebihan dan tidak perlu," sindir pelatih asal Riedl.

"Saatnya memperlakukan para pemain supaya menginjak kaki di bumi lagi. Ini cuma permainan. Kadang Anda menang, kadang kalah," sambungnya.

Euforia terhadap timnas menggila terutama sejak memenangi dua pertandingan pertamanya di fase grup dengan skor mencolok. Para pemain seperti kurang terlindungi dari kejaran wartawan, mulai dari pinggir lapangan latihan sampai di dalam pesawat.

PSSI juga dinilai melakukan blunder ketika membawa seluruh anggota tim ke rumah seorang politisi (Aburizal Bakrie), dan mengikuti doa bersama yang diadakan di sebuah pesantren di Jakarta, kurang 16 jam sebelum bertolak ke Malaysia.

Inilah FOTO Indonesia vs malaysia (perang Shotoshop,Full Photo ) Dikaskus.


INDONESIA
Spoiler for INDONESIA:
Spoiler for INDONESIA:


SEREM BANGET INDONESIA
Spoiler for INDONESIA:

LAMBANG NEGARANYA AJA UDAH KALAH JAUH BANGET
Spoiler for INDONESIA:

Spoiler for INDONESIA:

BENDERA KEBALIK
Spoiler for INDONESIA:

Spoiler for INDONESIA:

Spoiler for INDONESIA:

Spoiler for INDONESIA:

Spoiler for INDONESIA:

Spoiler for INDONESIA:

Spoiler for INDONESIA:

Spoiler for INDONESIA:

Spoiler for INDONESIA:

MALAYSIA
Spoiler for MALAYSIA:
Spoiler for MALAYSIA:

Spoiler for MALAYSIA:

Spoiler for MALAYSIA:

INI YANG PALING GA MASUK AKAL... JELAS-JELAS DUA BANGUNAN TERSEBUT SUDAH KELIATAN, MANA YANG PERTAMA KALI DIBUAT
Spoiler for MALAYSIA:

Spoiler for MALAYSIA:

UPDATE :
Spoiler for INDONESIA:
Spoiler for INDONESIA:

Spoiler for INDONESIA:

Spoiler for INDONESIA:

Spoiler for INDONESIA:


http://www.kaskus.us/showthread.php?t=6415765

  • Gimana menurut Kamu ? Berikan Komentarnya ya! Jika Artikel ini menarik,sebarkan di TWITTER kamu atau di FB kamu,hanya dengan mengklik tombol Dibawah ini

  • Tantangan Perekonomian Indonesia

    Menurut buku World in Figure 2003, yang diterbitkan oleh The Economist, USA, Indonesia adalah negara nomor 1 di dunia dalam menghasilkan lada putih, buah pala, kayu lapis, nenas dan LNG. Indonesia adalah archipelago 13.000 pulau yang memiliki perairan laut seluas 60 juta km2 dengan garis pantai terpanjang di dunia, yaitu 81.000 kilometer. Dari wilayah yang seluas itu, potensi perikanan tangkap di Indonesia mencapai 6,26 juta ton pertahun.[1] Indonesia juga memiliki hutan tropis terbesar ketiga di dunia yang menyumbang sekitar 10% dari total luas hutan dunia.
    Belum cukup sampai di sana, Indonesia memiliki cadangan yang lebih dari cukup untuk kebutuhan mineral dan logam nasional, bahkan internasional. Hingga saat ini Indonesia mampu memasok sekitar 24% timah dari total kebutuhan dunia atau setara dengan 60.000 ton, lalu merupakan produsen terbesar keempat dunia untuk komoditas tembaga, kelima untuk komoditas nikel dan ketujuh untuk emas.[2] Cadangan minyak kita diperkirakan masih ada hingga 45 milliar barel, kekayaan batu bara kita merupakan yang keempat di dunia.[3]
    Dari hal-hal yang ideal, impian, dan harapan, kita akan berangkat kepada hal-hal yang menjadi kondisi nyata perekonomian Indonesia sekarang. Segala hal yang ada, yang harus kita selesaikan dan kita tuntaskan adalah merupakan tantangan ke depan yang harus dihadapi.
    Setidaknya ada empat hal yang akan menjadi sorotan kita bersama terhadap perekonomian Indonesia setidaknya untuk tiga sampai lima tahun ke depan. Kondisi itu adalah kondisi eksisting tentang kemiskinan dan pengangguran di Indonesia, yang hingga saat ini masih tergolong besar dan jauh dari harapan. Hal yang kedua adalah mengenai kesenjangan sosial dan cita-cita pemerataan yang belum selesai hingga sekarang. Permasalahan yang ketiga adalah terkait menurunnya kondisi dan kinerja sektor industri terutama manufaktur di Indonesia, yang kita kenal dengan istilah deindustrialisasi. Terakhir dan yang menjadi hal yang paling krusial adalah paham ekonomi Indonesia yang semakin mengarah pada neoliberalisme.
    Kemiskinan dan pengangguran
    Kemiskinan masih menjadi isu hangat bahkan di banyak negara dunia. Kita sama-sama mengetahui bahwa di tahun 2000 lalu Indonesia sudah menyepakati MDG’s (Millenium Development Goals Strategy) yang salah satu poinnya adalah pengentasan kemiskinan hingga 50% pada tahun 2015. Hal ini menandakan bahwa memang kemiskinan masih menjadi musuh bersama bangsa ini.
    Tingkat kemiskinan di Indonesia masih berkisar pada angka 32,53 juta penduduk di tahun 2009, atau masih sekitar 14,15% penduduk negeri ini.[4] Hal telak dan ironis mengingat negeri kita digadang-gadang sebagai negeri yang kaya. Gemah ripah loh jinawi. Padahal, tingkat kemiskinan ini adalah tingkat kemiskinan yang menggunakan standar Indonesia, yaitu dengan pendapatan sekitar Rp200.262,00 per bulan, atau sekitar Rp6.675,00 per hari. Kita akan menemukan angka yang jauh lebih besar jika kita mengikuti PBB dalam memasang threshold kemiskinan yang ada.
    Fakta kembali menyebutkan bahwa pada Oktober 2000, penduduk miskin Indonesia masih berkisar 38,7 juta jiwa atau sekitar 19,14%.[5] Dengan fakta menarik tersebut, kita dapat menemukan bahwa memang tingkat penurunan angka kemiskinan terjadi, namun belum signifikan jika dibandingkan dengan target MDG’s pada tahun 2015 nanti.
    Pengangguran di Indonesiapun serupa. Angka pengangguran yang besar, sekitar 9 – 10 juta jiwa, atau sekitar 10% usia produktif Indonesia, masih menjadi pekerjaan rumah yang harus diselesaikan. Mayoritas pengangguran disebabkan karena minimnya keahlian, bahkan ada yang sampai tidak punya keahlian dasar seperti membaca, menulis, dan menghitung. Data historis menunjukkan bahwa ada peningkatan drastis dari tahun 2008 ke 2009 terhadap pengangguran yang belum pernah sekolah/tamat SD.[6]
    Sebuah fakta di tengah kecemerlangan sumber daya yang ada, bahwa ternyata kita masih tergolong kufur. Melimpahnya sumber daya tidak membuat kita menjadi arif dan kemudian meningkatkan efektivitas perekonomian untuk menjadikan kemiskinan sebagai musuh utama yang harus dikurangi.
    Kesenjangan versus pemerataan
    Riset Globe Asia (Mei 2008) menobatkan Aburizal Bakrie, Mantan Menteri Koordinator Kesejahteraan Rakyat Kabinet Indonesia Bersatu, sebagai manusia terkaya di Indonesia dengan nilai kekayaan US$ 9,2 miliar (Rp84,6 Triliun) dari total aset 150 orang terkaya di Indonesia sebesar US$ 69,3 miliar (Rp637,3 triliun). Bandingkan nilai kekayaan mereka dengan APBN 2008 sebesar Rp854,6 triliun, maupun anggaran penanggulangan kemiskinan 2008 sebesar Rp 32 Triliun.
    Nilai kekayaan seorang Aburizal Bakrie bahkan lebih dari cukup untuk memenuhi anggaran penanggulangan kemiskinan di Indonesia. Jika kita telaah, Teori Optimalitas Paretto bahkan sudah sangat terbukti.[7] Hampir 75% APBN negara pada tahun tersebut sama nilainya dengan kekayaan 150 orang di Indonesia, yang tidak sampai 1% penduduk Indonesia. 80% uang bukan dikuasai oleh 20% penduduk, tetapi bahkan hanya sekitar 1% penduduk. Berdasarkan data tersebut dapat dikatakan kesenjangan antara si kaya dan si miskin semakin melebar.
    Fakta menarik lain berbicara mengenai pendapatan rata-rata per kapita masyarakat Indonesia yang mencapai Rp24,3 juta per tahun, atau sekitar Rp2 juta per bulan, atau sekitar Rp67 ribu.[8] Padahal kita sama-sama mengetahui bahwa masih ada sekitar 32 juta penduduk yang berpendapatan hanya 10% (Rp6.675,00 per hari) dari rata-rata pendapatan per kapita tersebut tiap harinya. Ironis, dan sangat membuka mata kita bahwa memang kesenjangan sosial semakin besar dan cita-cita tentang pemerataan hanya merupakan isapan jempol semata. Kita nantinya dapat melihat bahwa makanan anjing peliharaan orang-orang kaya boleh jadi jauh lebih bergizi ketimbang makanan orang-orang miskin di perkotaan maupun di pedesaan.[9]
    Fenomena deindustrialisasi
    Fenomena akhir-akhir ini, membawa kabar buruk mengenai industrialisasi di Indonesia. Pertumbuhan industri manufaktur sejak krisis 1998 turun begitu drastis. Industri manufaktur nonmigas selama 1987-1996 mengalami pertumbuhan rata-rata 12% per tahunnya, lebih tinggi daripada pertumbuhan PDB. Antara tahun 2000-2008, industri manufaktur hanya tumbuh rata-rata 5,7% per tahun, sedikit lebih tinggi dari rata-rata pertumbuhan PDB (5,2%).[10] Pada triwulan ketiga 2009 pertumbuhannya hanya 1,3 persen, tak sampai sepertiga pertumbuhan produk domestik bruto (PDB) yang mencapai 4,2 persen.[11]
    Pada akhir 2009, nilai impor Indonesia mencapai USD 10.299.947.949. Nilai ini sedikit menurun di awal 2010, yaitu sekitar USD 9.490.458.938. Namun, mulai naik kembali pada Maret 2010, hingga pada Juli, nilai impor telah mencapai sekitar USD 12.625.936.085.[12] Tidak hanya itu, pada tahun 2008, neraca perdagangan Indonesia dan China mengalami lonjakan balik yang drastis, mengakibatkan terjadinya defisit bagi Indonesia sebesar USD 3,6 miliar. Padahal di tahun sebelumnya, Indonesia masih memiliki nilai surplus USD 1,1 miliar. Lebih mengejutkan lagi apabila kita melihat defisit perdagangan produk non migas Indonesia meroket dari USD 1,3 miliar di tahun 2007 menjadi USD 9,2 miliar di tahun 2008 (terjadi lonjakan sekitar 600%). Antara Januari hingga Oktober 2009, defisit serupa telah mencapai USD 3,9 miliar.[13]
    Harapan tentang perekonomian Indonesia yang berbasis sektor riil nampaknya akan menghadapi banyak tantangan berat kedepannya. Fenomena deindustrialisasi benar-benar semakin terasa dampaknya hingga sekarang, terutama setelah diberlakukan beberapa perjanjian dagang bebas seperti ACFTA (ASEAN – China Free Trade Agreement/Area). Jangan heran jika kedepannya kita akan mendapat julukan negara pengimpor terbesar. Namun, itulah faktanya.
    Neoliberalisme Perekonomian
    Sisi buruk neoliberalisme ada pada kebebasan yang tidak terbatasi. Padahal hal ini sudah sedemikian dikritik oleh Adam Smith.[14] Di Indonesia, neoliberalisme mulai tercium sejak masuknya IMF. Hal ini semakin parah pasca krisis 1998, dan hingga sekarang makin menjamur, bahkan di banyak sektor, tidak hanya ekonomi. Kita mengenal adanya SAP (Structural Adjustment Program) dan Washington Concencus yang semakin memburamkan peran pemerintah yang telah dibahas sebelumnya.
    Salah satu peran yang ‘diserang’ adalah tentang kewajiban pemerintah menyediakan barang publik (public goods). Dalam UUD 1945 Pasal 33 Ayat 2 dan 3 dikemukakan bahwa negara menguasai cabang-cabang produksi yang penting, serta bumi, air, dan kekayaan yang terkandung di dalamnya dikuasai oleh negara, bahkan dipergunakan untuk sebesar-besar kemakmuran rakyat. Dari pasal ini kita sudah dapat menentukan bahwa barang-barang publik seperti tanah, air, tambang, dan mineral yang terkandung dalam bumi seharusnya dikuasai oleh negara. Jikalaupun negara mempunyai keterbatasan dalam mengelolanya, negara berhak menunjuk institusi privat untuk mengelolanya, dan negara memberikan insentif. Namun, batas pengelolaan ini harus diutamakan untuk kemakmuran rakyat, dalam artian mendahulukan kepentingan bangsa ketimbang kepentingan privat atau bahkan bangsa lain.
    Tekanan politik dari pihak privat dan asing telah membuat adanya overlap kepemilikan publik menjadi kepemilikan privat. Kita dapat melihat contoh Blok Cepu atau Gunting yang dikuasai oleh perusahaan asing dari Amerika ExxonMobil, atau Blok Semai V yang ‘diberikan’ kepada Hess. Serupa, tembaga dan emas di Mimika, Papua yang dikuasai Freeport. Sementara, kebijakan yang membuka lebar-lebar overlap ini sudah mulai diberlakukan secara sistematis seperti pemberlakuan UU Migas pada tahun 2001, UU Ketenagalistrikan tahun 2009, pengurangan subsidi secara terus menerus (bukan memperbaiki agar tepat sasaran), dan lainnya.
    Pihak asing berhasil mencampuri pembuatan/pengesahan sejumlah undang-undang, bahkan dari mulai pembuatan draft (rancangan)-nya. Akibatnya, sejumlah UU terindikasi semakin liberal, seperti UU BUMN (UU No. 19 Th. 2003), UU PMA (UU No. 25 Th. 2007), UU SDA (UU No. 7 Th. 2004), UU Kelistrikan (UU No. 20 Th. 2002), UU Tenaga Kerja (UU No. 13 Th. 2003), UU Pelayaran (UU No. 17 Th. 2008), UU Pengalihan Hutan Lindung menjadi Pertambangan (UU No. 19 Th. 2004), dan lainnya.
    Dampak kepemilikan publik yang menjadi privat sangatlah berbahaya. Dampak yang dapat terlihat langsung adalah prioritas kemakmuran. Penguasaan negara menuntut prioritas kemakmuran ada pada bangsa sendiri, sedangkan penguasaan privat menuntut prioritas kemakmuran pada institusi privat tersebut. Sementara penguasaan asing jelas menuntut prioritas pada kemakmuran bangsa asing. Dampak lainnya adalah monopoli atau kenaikan harga barang tersebut, atau bahkan rentannya harga barang tersebut terhadap instabilitas yang disebabkan spekulan-spekulan yang beredar.

    I Am Who I Am