Cari Blog Ini

Selasa, 16 November 2010

Makanan Yang Sering Dijadikan Sarapan Oleh Orang Indonesia

Sarapan atau makan pagi adalah makanan yang disantap pada pagi hari. Waktu sarapan dimulai dari pukul 06.00 pagi sampai dengan pukul 10.00 pagi. Sarapan merupakan waktu makan yang paling penting dan sangat dianjurkan untuk dipenuhi, karena alasan kesehatan. Dianjurkan menyantap makanan yang ringan bagi kerja perncernaan, sehingga dianjurkan untuk mengkonsumsi makanan yang memiliki kadarserat tinggi dengan protein yang cukup namun dengan kadar lemak rendah. Adapun fungsi atau manfaat dari sarapan yaitu :
1. Memberikan nutrisi pada otak anak, sehingga anak lebih mudah mencerna pelajaran yang diajarkan dibandingkan dengan anak-anak yang tidak sarapan dan dapat membuat anak berprestasi.
2. Sarapan atau makan pagi juga berguna untuk mengendalikan berat badan.
Berikut ini adalah makanan-makanan (sarapan) yang sering dimakan oleh masyarakat indonesia.
1. Lontong Sayur
Lontong jenis ini penyebarannya banyak sekali di Indonesia. Mulai dari lontong sayur Medan sampai yang merayakan Cap Gomeh. Bahannya ya lontong, santan, kacang panjang, bawang goreng, dan lauknya tergantung selera Anda. Tahu bisa, ayam bisa, ikan juga masuk.
2. Mie Goreng
Mie adalah menu untuk orang yang inginnya cepat, praktis, murah meriah, dan tidak jago masak. Kadang suka disajikan dengan telor rebus, telor ceplok, ayam, atau pentol bakso. Tapi banyak juga yang asli tidak memakai lauk pauk.
3. Nasi Kuning
Nasi kuning adalah makanan khas Indonesia. Makanan ini terbuat dari beras yang dimasak bersama dengan kunyit serta santan dan rempah-rempah. Dalam tradisi Indonesia warna nasi kuning menggambarkan kekayaan, kemakmuran serta moral yang luhur. Oleh sebab itu nasi kuning sering disajikan pada peristiwa syukuran dan peristiwa-peristiwa gembira seperti kelahiran, pernikahan dan tunangan.
4. Nasi Liwet
Nasi liwet adalah makanan khas kota Solo. Nasi liwet adalah nasi gurih (dimasak dengan kelapa) mirip nasi uduk, yang disajikan dengan sayur labu siam, suwiran ayam (daging ayam dipotong kecil-kecil) dan areh (semacam bubur gurih dari kelapa).
5. Nasi Jagung
Nasi jagung (Nasek ampog) adalah variasi nasi khas bagi masyarakat Madura. Nasi ini terdiri dari nasi putih yang dicampur dengan biji jagung yang telah dimasak bersama dengan nasi tersebut. Nasi jagung sama dengan nasi putih biasa dimakan dengan lauk-pauk lainnya. Nasi ini juga pengganti makan nasi buat penderita diabetes.
6. Bubur Ayam
Bubur ayam memang favorit banyak orang. Mulai dari anak kecil, remaja, sampai orang dewasa, semua suka bubur ayam. Istilahnya kalo sarapan bubur itu “sabu”, tak lain dari “sarapan bubur”.
7. Nasi Pecel
Pecel adalah makanan khas Kota Madiun Jawa Timur Indonesia yang terbuat dari rebusan sayuran berupa bayam, tauge, kacang panjang, kemangi, daun turi, krai (sejenis mentimun) atau sayuran lainnya yang dihidangkan dengan disiram sambal pecel. Konsep hidangan pecel ada kemiripan dengan salad bagi orang Eropa, yakni sayuran segar yang disiram topping mayonaise. Hanya saja untuk pecel toppingnya sambal pecel.
8. Nasi Krawu
Nasi Krawu adalah makanan khas kota Gresik. Makanan ini merupakan campuran dari nasi dan daging sapi dengan kadar minyak yang termasuk tinggi. Ada pula yang menambahkan dengan rempelo (usus, babat, dll), cingur, bahkan mata sapi. Makanan ini tidak memakai sayur-sayuran. Hal yang menarik dari nasi krawu adalah meskipun nasi ini khas Gresik tapi semua penjualnya adalah orang madura.
9. Nasi Kucing
Nasi kucing (atau dalam bahasa Jawa dikenal dengan “segå kucing”) bukanlah suatu menu tertentu tetapi lebih pada cara penyajian nasi bungkus yang banyak ditemukan pada warung angkringan. Dinamakan “nasi kucing” karena disajikan dalam porsi yang (sangat) sedikit, seperti menu untuk pakan kucing. Nasi kucing adalah sebentuk nasi rames, dengan menu bermacam-macam: tempe kering, teri goreng, sambal goreng, babat, bandeng, usus, kepala atau cakar ayam serta sate telur puyuh, yg semakin nikmat kalau dibakar dahulu sebentar sebelum disajikan.
10. Nasi Uduk
Nasi uduk adalah nama sejenis makanan yang terbuat dari bahan dasar nasi putih yang diaron dan dikukus dengan santan dari kelapa yang di parut, serta dibumbui dengan pala, kayu manis, jahe dan lain-lain. Makanan ini kemudian dihidangkan dengan emping atau kerupuk, tahu goreng, telur dadar yang sudah diiris-iris, abon, sambal dan lain sebagainya. [via kaskus]

Tiga jenis binatang kecil yang menjadi nama tiga surat dalam Alquran

Tiga jenis binatang kecil yang menjadi nama tiga surat dalam Alquran adalah semut 'Alnaml', laba-laba 'Alankabut', dan lebah 'Alnahl'. Ketiga binatang itu punya ciri yang khas dan unik.



Semut menghimpun makanannya sedikit demi sedikit tanpa henti. Karena ketamakannya menghimpun makanan, binatang ini berusaha --dan sering berhasil-- memikul sesuatu yang lebih besar dari badannya.


Laba-laba adalah binatang dengan sarang paling rapuh (QS 29:41). Meski demikian, sarang ini bukanlah tempat yang aman. Binatang kecil apa pun yang tersangkut di sana akan terjebak, disergap pemilik sarang, lalu tewas.


Sementara lebah memiliki insting --yang dalam bahasa Allah disebut 'atas perintah Tuhan, ia memilih gunung dan pohon-pohon sebagai tempat tinggal' (QS 16:68). Lebah sangat disiplin dalam pembagian kerja. Segala hal yang tidak berguna disingkirkan dari sarang. Dia tidak akan menggangu kecuali ada yang menggangunya, bahkan sengatan lebah pun bisa dijadikan obat.



Di zaman ini jelas ada yang berbudaya seperti semut: menumpuk dan menghimpun ilmu (tanpa mengolahnya) dan materi (tanpa disesuaikan dengan kebutuhannya). Budaya semut adalah 'budaya mumpung'. Ada juga yang 'berbudaya seperti laba-laba', yang sifatnya boros. Budaya ini juga banyak terjadi di kalangan masyarakat modern. Mereka cenderung menyerap produk-produk baru yang belum tentu dibutuhkan.

Orang berbudaya seperti budaya laba-laba sangat merugikan orang lain dan tidak mensyukuri nikmat yang telah didapatkannya, ia tidak lagi berpikir tentang sekitarnya dan mereka tidak lagi membutuhkan berpikir apa, siapa, kapan, dan di mana. Apa yang ia pikirkan hanyalah untuk kepentingan dan kesenangan pribadi.

Budaya terakhir adalah 'budaya lebah'. Budaya ini harus jadi cermin bagi seorang Muslim karena budaya lebah tidak merusak dan tidak merugikan orang lain, bahkan sangat dibutuhkan. Budaya lebah diibaratkan Nabi saw sebagai 'Tidak makan kecuali yang baik, tidak menghasilkan kecuali bermanfaat dan berguna bagi orang lain, dan jika menimpa sesuatu tidak merusak dan tidak pula memecahkannya.'

Dari budaya ketiga binatang itu, mana yang paling sesuai buat Anda? Jangan malu untuk mengaku pada diri sendiri!
You might also like:
Read more: http://tobanghabih.blogspot.com

Udah Cantik Jago Gambar gan !! hmmm...............

Cute Chinese Mangaka " Xià Dá "

Spoiler for pic:


Spoiler for pic:


Spoiler for pic:


Spoiler for pic:


Spoiler for pic:





beberapa dari hasil artwork dia....

Spoiler for pic:


Spoiler for pic:


Spoiler for pic:




Spoiler for pic:


Gimana agan2 semua??? udah cakep jago lagi...

Pepatah - Pepatah dari China













- Jangan duduk di depan pintu, nanti jauh jodoh!


Mitos ini mungkin sering dilontarkan ibu agar Anda tidak menghalangi orang melewati pintu. Hal ini bisa bikin bertanya, apa hubungannya antara pintu dengan jodoh? Tapi, dipercaya atau tidak, kalimat bijak semacam ini telah berlangsung turun-temurun, dan dianggap manjur dalam mengajarkan nilai-nilai kebaikan.

Lahirnya kalimat bijak atau pepatah dalam masyarakat juga terjadi di Negeri Tirai Bambu. Uniknya, pepatah China, yang biasa dikenal sebagai Chinese wisdom ini lebih beragam, dan mencakup segala aspek kehidupan. Salah satunya kesehatan. Ingin tahu apa saja pepatahnya?

- Minumlah teh setelah makan

Makna: Sebenarnya dalam pengobatan tradisional China, teh China atau teh hijau sudah diketahui memiliki kaya khasiat. Tapi, karena masyarakat Cina lebih meyakini tahyul, yang kerap terdapat dalam pepatah tersebut, membuat mereka mempercayai pepatah tersebut, sehingga mau tidak mau mereka rutin mengonsumsi teh, terutama sehabis makan.

- Saat tidur, jangan memunggungi cermin

Makna: Menurut Feng Shui, ketika tidur, tubuh membutuhkan energi yin. Sedangkan cermin bersifat yang. Jika ketika tidur Anda memunggungi cermin, atau benda lainnya yang bersifat yang, seperti pintu atau jendela, dapat terjadi konflik energi yang dapat melemahkan chi. Akibatnya, ketika bangun tidur, tubuh akan terasa lelah dan tidak bersemangat.

- Makanlah bubur, jika ingin panjang umur

Makna: Lambung membutuhkan makanan yang lembut dan hangat, terutama ketika mengawali proses pencernaan di pagi hari. Oleh karena itulah, bubur atau makanan lembut lain menjadi makanan yang cocok sebagai sarapan.

- Jangan langsung bekerja setelah makan

Makna: Setelah makan dan perut masih terasa penuh. Saat itu, konsentrasi utama metabolisme tubuh adalah mencerna makanan. Melakukan aktivitas segera setelah makan akan membagi metabolisme tubuh untuk kegiatan lain, sehingga makanan tak tercerna baik, yang justru bisa mengganggu saluran pencernaan.

- Selesai makan, jangan langsung tidur

Makna: Pada dasarnya urutan tata letak organ saluran pencernaan adalah dari atas ke bawah: mulai dari mulut, tenggorokan, lambung, usus kecil, usus besar hingga anus. Jadi, organ pencernaan akan bekerja lebih baik bila tubuh dalam posisi duduk. Posisi tidur akan menghambat proses pencernaan.

- Usap-usaplah perut setelah makan

Makna: Banyak sekali titik akupunktur yang berhubungan dengan saluran pencernaan di daerah perut. Mengusap-ngusap perut usai makan, sama halnya dengan merangsang titik-titik akupunktur tersebut sehingga membantu organ pencernaan bekerja lebih baik.

- Kalau merasa kedinginan, usap-usaplah telingamu

Makna: Bentuk daun telinga analog dengan bentuk janin manusia. Di telinga juga ada titik-titik alarm point berberapa organ. Ketika kedinginan, mengusap-usap telinga sampai hangat sama dengan menghangatkan tubuh secara keseluruha

Caricatures of TV Characters That Are Pure Awesomeness

A caricature can refer to a portrait that exaggerates or distorts the essence of a person or thing to create an easily identifiable visual likeness. In literature, a caricature is a description of a person using exaggeration of some characteristics and oversimplification of others.
Caricatures can be insulting or complimentary and can serve a political purpose or be drawn solely for entertainment. Caricatures of politicians are commonly used in editorial cartoons, while caricatures of movie stars are often found in entertainment magazines.
The term is derived from the Italian caricare- to charge or load. An early definition occurs in the English doctor Sir Thomas Browne’s Christian Morals (first pub.1716).
Expose not thy self by four-footed manners unto monstrous draughts, and Caricatura representations.
with the footnote —
When Men’s faces are drawn with resemblance to some other Animals, the Italians call it, to be drawn in Caricatura.
Thus, the word “caricature” essentially means a “loaded portrait”. According to caricature teacher Sam Viviano, the term refers only to depictions of real-life people, and not to cartoon fabrications of fictional characters, which do not possess objective sets of physiognomic features to draw upon for reference, or to anthropomorphic depictions of inanimate objects such as automobiles or coffee mugs.
Legendary animator Walt Disney on the other hand, equated his animation to caricature, saying the hardest thing to do was find the caricature of an animal that worked best as a human-like character.
source

I Am Who I Am